Bukittinggi Sumatera Barat

Bukittinggi Sumatera Barat
Buktitinggi memang memiliki udara yang dingin dan sejuk. Pada siang hari pun, Anda tidak akan merasakan gerah di kota ini. Meski sudah ramai kendaraan, suasananya masih tenang dan tidak semerawut. Inilah daya tarik Bukittinggi untuk menjadi referensi bulan madu Anda.

Beberapa objek wisata pun dapat Anda kunjungi bersama pasangan. Ada Ngarai Sianok, Jam Gadang, hingga Lubang Jepang. Anda pun bisa menyewa bendi, kendaraan tradisional seperti delman, untuk mengelilingi kotanya. Jangan lupa untuk berfoto bersama, karena pemandangannya sangat indah.

Untuk menginap, ada banyak hotel-hotel berbintang di sekitar Jam Gadang. Koceknya pun mulai dari Rp 200 ribu sampai jutaan rupiah per malamnya. Suasana dan udara di Bukittinggi, menjadi suguhan utama untuk para pengantin baru.

10 Tempat Terbaik Berbulan Madu di Indonesia


Pulau Moyo NTB
Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, Indonesia punya segala syarat untuk menjadi tempat berbulan madu yang sempurna. Dari Raja Ampat hingga Yogyakarta, ada 10 tempat terbaik untuk honeymoon di Indonesia.

Indonesia punya segala syarat untuk menjadi tempat bulan madu terbaik. Ada lautan yang biru menggoda, kota yang indah, hingga danau tenang yang cantik. Disusun detikTravel berikut 10 destinasi bulan madu tebraik di Indonesia:

1. Raja Ampat, Papua Barat

Tidak hanya surga para penyelam, Raja Ampat juga menjadi surganya para pengantin baru. Keindahan bawah air, terumbu karang, dan pantainya, akan menjadi pelengkap yang spesial saat menghabiskan bulan madu Anda.

Terletak di Papua Barat, kecantikan Raja Ampat telah dikenal hingga mancanegara. Ada ratusan jenis terumbu karang dan jenis ikan laut yang cantik di perairannya. Di pantai tiap pulau-pulau kecilnya, ada pasir putih yang menggoda. Bagi pengantin baru, menikmati Raja Ampat adalah bulan madu idaman. Anda seolah berbulan madu di surga!

Penginapan atau resor yang paling terkenal di Raja Ampat adalah Missol Eco resort. Dengan tarif jutaan rupiah per malamnya, Anda dapat bersantai dengan lautan biru di depan Anda. Air laut yang jernih dengan ikan-ikan hias dan karang-karang begitu jelas terlihat di bawah Anda. Sungguh terasa sangat sempurna menghabiskan waktu di tempat ini dengan orang tercinta.



2. Bukittinggi, Sumatera Barat

Buktitinggi memang memiliki udara yang dingin dan sejuk. Pada siang hari pun, Anda tidak akan merasakan gerah di kota ini. Meski sudah ramai kendaraan, suasananya masih tenang dan tidak semerawut. Inilah daya tarik Bukittinggi untuk menjadi referensi bulan madu Anda.

Beberapa objek wisata pun dapat Anda kunjungi bersama pasangan. Ada Ngarai Sianok, Jam Gadang, hingga Lubang Jepang. Anda pun bisa menyewa bendi, kendaraan tradisional seperti delman, untuk mengelilingi kotanya. Jangan lupa untuk berfoto bersama, karena pemandangannya sangat indah.

Untuk menginap, ada banyak hotel-hotel berbintang di sekitar Jam Gadang. Koceknya pun mulai dari Rp 200 ribu sampai jutaan rupiah per malamnya. Suasana dan udara di Bukittinggi, menjadi suguhan utama untuk para pengantin baru.



3. Makassar, Sulawesi Selatan


Makassar pun cocok untuk menjadi tempat berbulan madu para pengantin baru. Ada suguhan alam yang berupa kekayaan bawah laut, hingga aneka kuliner yang dapat Anda nikmati bersama pasangan di sana.

Makassar tidak pernah sepi didatangi para wisatawan, tak terkecuali pengantin baru. Sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Selatan, ada banyak pilihan tempat menginap mulai dari kelas berbintang hingga kelas melati.

Untuk soal wisata, Makassar mempunyai beberapa tempat-tempat yang menarik. Anda bisa menyelami dunia bawah laut di Pulau Samalona, menikmati sunset di Pantai Losari, merasakan sejuknya Malino, atau mengunjungi benteng Fort Rotterdam yang bersejarah. Jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas Makassar yang lezat bersama pasangan.

4. Yogyakarta

Tidak hanya backpacker, pengantin baru juga dapat menghabiskan masa-masa bulan madu di Kota Gudeg ini. Yogyakarta memiliki banyak tempat menarik dan berbagai macam atraksi, serta penginapan yang bermacam.

Yogyakarta sungguh sempurna sebagai tempat berbulan madu bersama pasangan. Di kotanya, terdapat Malioboro yang penuh dengan aneka kuliner dan beragam penjual suvenir. Anda bisa menghabiskan waktu bersama pasangan di angkringan sambil ditemani suasana Malioboro yang khas. Selain itu, objek wisata lainnya dapat Anda jelajahi bersama pasangan, antara lain Taman Sari, Istana Ratu Boko, Candi Prambanan, beraneka macam desa wisata, hingga Pantai Parangtritis dan Pantai di Gunungkidul.

Di pusat kotanya terdapat beragam macam penginapan, mulai dari kelas backpacker hingga hotel berbintang akan mudah ditemukan. Mengunjungi
Yogyakarta bersama pasangan akan terasa sangat menyenangkan. Jangan lupa untuk menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana di Candi Prambanan, inilah kisah cinta Rama dan Shinta.



5. Ubud, Bali

Setiap traveler, pasti setuju jika Ubud dijadikan destinasi untuk bulan madu. Jika Kuta adalah pestanya anak muda yang penuh hingar bingar, maka Ubud adalah tempat yang penuh ketenangan. Tidak ada wanita berbikini atau anak muda yang menenteng botol bir, di Ubud hanya ada sawah dan hutan yang hijau dan suasana yang tenang.

Hal itulah yang menjadikan Ubud sebagai tempat yang tepat untuk berbulan madu. Selain suasananya, ada juga objek-objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Objek tersebut antara lain Gua Gajah, berbagai macam museum bertemakan seni, Pasar Sukawati, dan masih banyak lagi.

Untuk bermalam, ada banyak hotel dan resort yang siap memanjakan Anda bersama pasangan. Bermalam di Ubud akan menjadi sensasi yang tidak terlupakan, suasananya akan menghangatkan asmara Anda bersama pasangan.



6. Gili Nanggu, Lombok

Ingin merasakan bulan madu dengan hamparan pasir putih? Datang saja ke Gili Nanggu di Lombok. Pulau kecil ini berada di Lombok Barat, atau sekitar 1 jam perjalanan ke arah selatan Kota Pelabuhan Lembar. Di sini ada Langit biru cerah, pantai berpasir putih, dan air laut yang berwarna biru kehijauan.

Di Gili Nanggu pun hanya terdapat satu tempat penginapan, yaitu Gili Nanggu Cottage. Uniknya, cottage ini bergaya tradisional lengkap dengan atap jeraminya. Meski demikian, tidak sedikit pengantin baru menginap di tempat ini dan merasakan pengalaman yang tidak terlupakan.

Siang harinya, Anda bisa snorkling dan bermain di hamparan pasir putihnya. Tunggulah saat senja, sunsetnya akan menjadi penutup yang manis saat Anda menikmati suasana pantai bersama pasangan.

7. Danau Toba, Sumatera Utara


Di Sumatera Utara, ada Danau Toba yang membentang indah. Kecantikan alam ini pun dapat menjadi tujuan destinasi bulan madu Anda berikutnya. Pesona danaunya akan mengisi hari-hari indah Anda berdua.

Hamparan air biru nan tenang dengan pemandangan hijau di sekelilingnya akan meneduhkan pandangan. Mengarungi Danau Toba bersama pasangan dengan perahu, akan menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan. Di tengah-tengah danaunya, ada Pulau Samosir dengan terdapat kebudayaan khas masyarakat Batak.

Di sekitar danau ada banyak penginapan yang dapat Anda tempati. Bermalamlah bersama pasangan di sana dan rasakan kecantikan Danau toba tiap waktunya.



8. Kampung Sampireun, Garut


Kampung Sampireun di Garut, merupakan resort yang berada di atas danau dengan nuansa Sunda yang kental. Suasana romantis akan menjadi jaminan selama Anda menghabiskan waktu bersama di tempat ini.

Kampung Sampireun berada di Jl Raya Samarang Kamojang, Kecamatan Samarang, Garut, Jawa Barat, atau sekitar 6 jam dari ibukota. Tempat ini sangat cocok untuk pasangan yang dimabuk cinta menghabiskan waktu bersama. Berada di ketinggian 1.000 mdpl, sejuknya udara akan menyelimuti Anda berdua. Tempat ini pun berada di atas danau, sehingga Anda bisa menghabiskan waktu bersama pasangan di atas perahu dengan alam yang hijau.

Tempat ini mempunyai 22 bungalow yang berada di atas pada pinggir-pinggir danaunya. Dengan kocek Rp 400 ribu-jutaan rupiah, Anda bisa menghabiskan waktu bersama pasangan dan menikmati romantisme ala nuansa Sunda.



9. Pulau Ora, Maluku

Pulau Ora di Maluku Utara tidak kalah cantik dengan Maladewa. Apalagi, di pulau ini ada resor di atas lautnya sebagai tempat spesial bagi pengantin baru. Ingin mencoba?

Perjalanan ke pulau ini memang tidak mudah dan memakan waktu yang lama. Akan tetapi, keindahannya akan membuat Anda berdua diam tertegun karena keindahannya. Lautan biru kehijauan nan jernih, menjadi sajian utama di pulau ini. Alam bawah lautnya pun sungguh kaya!

Anda bisa menikmati Pulau Ora lebih lama dengan bermalam di resor kayunya. Uniknya, resor ini tidak berada di atas daratan, tapi langsung di atas air laut. Jadi, ketika Anda membuka pintu kamar saat pagi hari, air laut seakan mengajak Anda untuk bermain bersama. Apalagi saat siang hari, ada ikan-ikan cantik yang terlihat jelas saat Anda bersantai di teras resornya. Dijamin, Anda akan mendapatkan
pengalaman yang tidak terlupakan di sana.

 
10. Pulau Moyo, NTB

Satu lagi tempat bulan madu yang penuh dengan nuansa dan pantai yang indah, yaitu Pulau Moyo di NTB. Banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan oleh Anda dan pasangan saat berada di lokasi ini. Mulai dari trekking, diving, sampai berlayar.

Ya, Anda bisa menjelajahi hutan rimba bersama pasangan. Hal ini akan memberikan sensasi tersendiri untuk bulan madu Anda. Selain itu, lautan dan pantainya juga sangat indah. Pantainya juga masih terjaga kebersihan dan keindahannya, jadi bulan madu Anda akan terasa nyaman dan menyenangkan.

Salah satu resor di Pulau Moyo adalah Amanwana. Meski harganya mencapai Rp 8 juta per malam, dijamin Anda tidak akan menyesal. Dengan bentuk bangunan yang menyerupai tenda, Anda akan bermalam dengan pasangan di tengah kecantikan alam. Saat bangun pagi, hamparan pasir putih akan menyambut Anda. Hotelnya pun sangat tenang dan suasananya tidak akan terlupakan.

Romantic Place to Enjoy Autumn in Japan

In September, autumn began to enter the northern part of Japan, and then began to move to the South until early December. So you can optimally enjoy the scenery beautifully romantic served in Japan during this period, then we recommend some of the best places that you can visit.

1. Hokkaido

Hokkaido is the most appropriate destination to enjoy the fall, if you're into Japan between mid-September to mid-October. Each year, the mountains of Daisetsuzan National Park was the first place in Japan to enjoy the atmosphere of the fall.

To enjoy it more, you must hike around Mount Asahidake, Ginsendai Kogen Onsen, orwhen you come in mid to late September. Whereas in the early to mid-October, you can enjoy the atmosphere of autumn in the lower places, such as in the vicinity of Sounkyo.

hokkaido


2. Tohoku

Tohoku is the right place if you're into Japan between early October and earlyNovember. In early October, you can go to the mountains of Hachimantai, especiallyat its peak, Goshogake Onsen, Onuma Pond, Tamagawa brave Nyuto Onsen, andOnsen. In addition, you can also go to Lake located in Urabandai Mount Bandai.

At the end of October to early November, you can go to Natuko Gorge located abouttwo hours drive from Sendai. In this area there are several pedestrian routes so you can enjoy the atmosphere of the fall there. Don't forget to take a photo of theOfukazawa Bridge which looks like floating above the foliage in fall.

tohoku


3. Tokyo

The most appropriate time to enjoy autumn in Tokyo and its surrounding areas is at the end of October to early December. One of the most popular is in Koishikawa Korakuen and Rikugien. Both are two of the best parks in Tokyo and most suitable time to visit there is at the end of November to early December.

Want to view more "feels his Japan"? Go to the Fuji Five Lakes (Fujigoko) from late October to mid-November. You will see the beauty of the fall against the backdrop of Mount Fuji which is very famous. In addition, some other places that you can visit is the Icho Namiki (Ginkgo Avenue) in late November and early December, Mount Takaoin mid to late November, Sakurayama located in Gunma Prefecture in mid-November, and temples in Kamakura in late November to mid-December.

tokyo


4. Kyoto

Come to Kyoto in mid November to early December to enjoy the beauty of autumn. Tofokuji Temple is one of the best places to visit, especially at the mid-to late November. In addition, you can go to Yoshiminedera Temple, the Shugakuin Imperial Villa, Shinnyodo Temple, and a small shrine named Enkoji.

At the end of November to early December, you can visit the District of Arashiyama, Kiyomizudera Temple, Eikando Temple, Kodaiji Temple and located not far from theYoshiminedera Temple. Chion-in Temple, Nanzenji Temple, Shorenin Temple, andKitano Tenmangu is not less interesting to enjoy autumn in Kyoto.

kyoto


5. Osaka

Located close to Kyoto, then the best time to enjoy autumn in Osaka the same matter, that is in late November to early December. Go to the Mino Park, a valley with a beautiful waterfall that blends in harmony with its red foliage in the fall.

osaka


In addition there is a Ryuani Temple which has a small bridge that is colored bright red which will look similar to the color of the leaves of the tree, mapple which alsochanges color. You will also get a view of the beautifully romantic if it went to Osaka Castle located in Chūō-ku, Osaka. The moment was in Ōsaka, remember to also tour the culinary specialties of Osaka!

Frugal Vacation Tips to the Togian Islands National Park, Central Sulawesi

Togian Islands Marine National Park (Togian) is located in the Gulf of Tomini andincluded in the Regency Tojo Una-una, Central Sulawesi province. The beauty of softwhite sandy beaches and its nature has been able to enchant thousands of foreigntourists to visit it.

1. Transport

You can reach the Togian with two alternative routes, namely Gorontalo via or via the hammer. From Gorontalo, Jalaluddin Airport you can rent a vehicle to reach the port of Gorontalo and then continue the journey by ferry Tomini Tuna to Wakai, Togian.Nevertheless, she was just setting off on Tuesday and Friday around 6 pm WITA withtravel time approximately 12 hours.

In addition to that of Indonesia, you can also reach the Togian (Dolong Waleakodi) viaBumbulan Paguat in Gorontalo District for about 3 hours drive from the city ofGorontalo. Then You take the Clove Afo that departs every Monday and Thursday08.00 WITA. A shorter journey time, which is about a 6 hour drive.

For the route to Togian via hammer, from Mutiara Palu Aljufri SIS, you must take the bus or travel to the Ampana via Poso (375 Km) and it takes about 10 hours. FromAmpana, just climb aboard Puspita Sari or Lumbalumba towards Wakai, with a journey time of around 4-5 hour drive. Both ships it operates every Monday, Wednesday, and Saturday at around 10:00. In addition, you can also take a ferry which leaves fromTomini Tuna Ampana every Monday, Thursday, and Sunday at the same with both of the previous ships.

The easiest and cheapest route that so many people choose it is via Indonesia by ferryTomini Tuna. You do not need to travel very far inland. But you have to allocate the time pretty much. If You leave or time off is limited, you can pass a hammer which hasa schedule of departure of the vessel.

togian island

Note: you must confirm with the owner of the accommodation in the Togian Islandsabout your goals, Wakai or Dolong. Generally, tourists boarded the ship to Wakai.

2. Accommodation

There are a wide variety of Togian in lodging, from luxury resorts to simple homestay.If you want to save money on your vacation, then homestay can be an attractive option. Homestay rates generally cheapest around Rp 200 thousand per night with inand eat 3 times a day. One of the uniqueness of the accommodation facilities arealready included the Togian packed as much as 3 times a day as well as coffee and tea. However, the rental rates are generally calculated homestay per person, not per room.

Because there are many small islands, then the layout of the Inn was not only being on one island alone. Each island has charms of its own. Pulau Kadidiri is the most famous among the Islands here because of the beauty of its beaches. Wakai Island, where you get off the boat, is the largest and has the most number of homestay. You can also stay at Una-una Island, Bomba, or Waleabahi. If you choose to stay in the island of Wakai, you should ask or set up local transport with them.

togian island

3. The activity of the

As an area with dozens of beautiful sea level Island, about 260 species of coral, 596species of fish, and dozens of other marine animals, Togian is the most right for youlovers of the beach and underwater. You can get around to small islands with Charterboats, snorkeling, canoing, or even diving.

Boat rental fees are quite varied. The boat has a capacity for 8 people, you can rent them at a price of Rp 550 thousand per day with Island route, Katupat, KadidiriMalenge close, and Waleakodi. If you want to see the volcano in the Togian, you canextend the route to Una-una Island with an extra cost of around Rp 200 thousand.

In the Togian, you will have a lot of time private with its natural beauty. You can alsoknow more inhabitants are friendly as well as culture. Weak internet signal in these areas will make you more enjoy holidays in the Togian maximum. You don't have toworry about being interrupted by e-mail or work-related activity on social networks.

Vanoise National Park, France

France’s first national park joins Italy’s Gran Paradiso National Park to form the largest contiguous chunk of parkland in the Alps. Skiers drive through Vanoise on the way to alpine resorts on the periphery, but there’s more to this region than ripping and shredding. Elevation in the park ranges from 800 to 1,500 meters, and landscapes progress from lower-lying grasslands to forests of beech and fir trees.
Vanoise National Park
This is premium, albeit challenging, walking country, and the views are spectacular as long as you don’t mind working for them. If you really want to put your body to the test, then strike out on one of the Grand Randonnie (GR), or long-distance hiking paths, that skirt the mountains. The GR 5 and 55 form the major arteries, with countless side trails branching off of them. Hikers are likely to encounter mountain goats, golden eagles, alpine marmots and maybe even an elusive ibex.

Cevennes National Park, France

Cevennes National Park, France
More than a natural refuge, Cevennes National Park is a stronghold of traditional French life and culture. Humans settled here hundreds of thousands of years ago, and this is the only national park in France that still has people living within its borders. 

The landscape varies from grasslands and forests to rocky heights, and there are some 400 farms in the mix. The villages of Le Pond-de-Montvert and La-Garde-Guerin, with their charming stone houses, are major attractions.

Natural highlights in the park include the dramatic gorges carved out by the Tarn and Jonte rivers. The parkland becomes progressively more rugged as you head north. There are several caves in the park, including Aven Armand which is large enough to completely enclose Notre-Dame Cathedral.

Benang Kelambu Air Terjun Untuk Awet Muda

Jika menganggap pantai sebagai satu-satunya wisata alam di Lombok, kamu salah besar. Air Terjun Benang Kelambu menyimpan keindahan yang bisa menyaingi popularitas deretan pantai cantik di Nusa Tenggara Barat. Meski namanya tak sepopuler pulau-pulau eksotik di Lombok, Air Terjung Benang Kelambu diam-diam berhasil menyita perhatian wisatawan. Suasana sejuk di sekitar air terjun membuat pelancong merasakan kesegaran alami.

Lokasi Air Terjun Benang Kelambu

Walau memiliki keunikan dibandingkan air terjun lain di Lombok, wisata Air Terjun Benang Kelambu masih belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah setempat. Akses menuju ke sana pun agak sulit, karena tak banyak petunjuk jalan yang seharusnya bisa menjadi panduan para pelancong. Karena itulah, untuk mencapai Air Terjun Benang Kelambu butuh perjuangan ekstra, sangat berbanding terbalik jika kamu menuju kawasan pantai yang memang sudah populer.

Air Terjun Benang Kelambu berjarak 30 km dari Kota Mataram ke arah timur, tepatnya di Desa Air Berik, Lombok Tengah. Butuh waktu tempuh kira-kira 45 menit hingga satu jam untuk tiba di lokasi ini. Kalau memulai perjalanan dari Mataram, kamu akan melewati Narmada, Sedau sampai akhirnya tiba di pertigaan Desa Pancor Dao dan melanjutkannya hingga ke Pasar Teratak.

air terjun benang kelambu
Tidak ada akses angkutan umum untuk menuju ke sana, sehingga pelancong wajib menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan. Kondisi jalan pun tak terlalu mulus, bahkan beberapa berlubang dan sempit yang membuat kendaraan sulit lewat jika terjadi papasan dari dua arah. Kurangnya panduan menuju air terjun membuat banyak orang kesasar lantaran banyak ditemukan pertigaan sepanjang perjalanan, jadi sebaiknya kamu berhati-hati.

Sampai di kawasan air terjun, kamu tak bisa langsung menikmati kesegaran tetesan air yang jatuh dari pegunungan. Karena saat tiba di areal parkir, kamu masih ditantang medan sulit sejauh 500 meter dengan berjalan kaki menuruni jalan setapak selama kurang lebih 20 menit.

Di sekitar jalan setapak ini banyak tersedia warung kecil yang menjajakan aneka makanan dan minuman ringan. Kalau kamu merasa capek, mampir ke salah satu warung bisa membantu mengurangi kelelahan. Sekitar 100 meter sebelum benar-benar tiba di air terjun, traveler harus siap-siap menaiki anak tangga karena jalanan mulai menanjak. Tapi perjuangan ini nggak akan terasa, karena dari sisi anak tangga kamu sudah bisa mencium kesegaran air terjun yang sangat jernih.

Mengagumi tirai Air Terjun Benang Kelambu

Hanya dengan membayar tiket masuk Rp 5000 per orang, pelancong sudah bisa merasakan indahnya air terjun ini. Suasana menyejukkan serta rindangnya pepohonan menyambut wisatawan yang datang. Maklum, air terjun ini masih berada di kawasan Gunung Rinjani.

Setelah melewati jalan setapak, pelancong akan dibuat kagum dengan pesona Air Terjun Benang Kelambu yang unik. Tak seperti air terjun pada umumnya yang menghasilkan suara gemuruh, Air Terjun Benang Kelambu justru mirip seperti tirai atau kelambu. Itulah sebabnya air terjun ini dinamakan Benang Kelambu.

Dilihat sekilas, air terjun ini tampak seperti keluar dari rimbunan pepohonan yang tumbuh menutupi tebing yang kokoh. Padahal yang sebernarnya terjadi Air Terjun Benang Kelambu berasal dari banyak mata air langsung yang keluar dari celah-celah tebing. Karena lebatnya pepohonan ini pula yang membuat air terjun menghasilkan suara lembut.

Sebelum jatuh ke darat, Air Terjun Benang Kelambu melewati tiga tingkat, dengan tingat pertama berasal dari mata air langsung dan memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Tingkat kedua memiliki ketinggian sepuluh meter, sementara yang terakhir hanya lima meter.

Keunikan lain yang dipunya Air Terjun Benang Kelambu adalah tidak adanya kolam di bawah, yang menjadi tempat penampungan jaturnya air terjun. Artinya, para pelancong nggak bisa berendam di balik jernihnya air kolam.

Kendati demikian, bukan berarti kamu tidak bisa menikmati kesegaran si air terjun Benang Kelambu. Kamu masih bisa berbasah-basahan di bawah terjunan. Curahan air yang jatuh di Air Terjun Benang Kelambu tidak terlalu deras, sehingga tidak menyebabkan rasa perih di badan melainkan pijatan lembut yang menyegarkan. Saking jernihnya Air Terjun Benang Kelambu, kamu bisa langsung minum airnya tanpa harus dimasak lebih dulu. Bahkan banyak wisatawan yang membawa air ini ke dalam botol untuk menjadi ‘bekal’ perjalanan pulang.

Selesai berbasah-basahan, pelancong bisa sedikit menjauh dari air terjun dan beristirahat di bebatuan alam yang ada di sekitarnya. Dari sini, kamu bisa memandangi keindahan pemandangan sekitar, di mana aliran air terjun dipenuhi tanaman rambat.

Dengan pemandangan yang menakjubkan, sayang jika kamu melewatkan kesempatan foto-foto di lokasi yang mirip seperti khayangan. Foto dengan latar belakang Air Terjun Benang Kelambu menjadi menu wajib pelancong yang ingin membawa kenang-kenangan ke tempat asal.

Kalau kamu memiliki waktu luang saat berkunjung ke Air Terjun Benang Kelambu, tak ada salahnya melanjutkan petualangan ke Air Terjun Benang Stokel. Lokasi air terjun ini tak jauh dari Benang Kelambu, kurang lebih satu kilometer. Kamu masih akan melewati jalan setapak membelah hutan tropis dan menyeberangi sungai kecil sebelum tiba di Air Terjun Benang Setokel. Tapi lagi-lagi traveler dibuat kagum dengan kemegahan air terjun yang memiliki makna segumpal benang.

Udara segar pegunungan serta suasana alami membuat traveler betah berjalan kaki di kawasan ini. Karena memiliki kolam di bawahnya, pelancong bisa puas berenang di Air Terjun Benang Setokel. Lumayan untuk kembali memugarkan stamina setelah berjalan selama 30 menit dari air terjun sebelumnya.

Mitos Air Terjun Benang Kelambu

Seperti yang diketahui, selalu terselip kisah dari suatu tempat wisata, terutama yang berkaitan dengan alam di Indonesia. Maka tak heran jika keberadaan Air Terjun Benang Kelambu pun diwarnai mitos yang sudah beredar luas di kalangan wisatawan. Menurut cerita yang beredar, siapa pun yang mandi di air terjun ini akan disembuhkan segala penyakitnya. Tak hanya itu, aliran Air Terjun Benang Kelambu juga diyakini bisa membuat orang awet muda.

Beredarnya kepercayaan tersebut karena air terjun ini bersumber langsung dari mata air Danau Segara Anak yang terletak di Gunung Rinjani. Jadi, traveler tak perlu perawatan mahal untuk bisa awet muda, cukuplah sering-sering datang ke Lombok dan mandi di bawah Air Terjun Benang Kelambu ini.

Lain Air Terjun Benang Kelambu, lain pula mitos yang mengelilingi tetangganya, Air Terjun Benang Setokel. Masyarakat setempat meyakini air terjun ini merupakan tempat Dewi Anjani membersihkan diri. Konon, pada saat-saat tertentu Dewi Anjani turun dari gunung lalu mandi dan membersihkan rambut di Air Terjun Benang Stokel. Karena inilah, banyak yang yakin air terjun ini bisa membantu mengatasi masalah rambut hingga menghitamkan rambut.

Setelah sekilas mengetahui keindahan Air Terjun Benang Kelambu, sudah saatnya kamu memasukkan wisata alam yang satu ini dalam daftar tujuan ketika berkunjung ke Lombok suatu saat nanti.

Pulau Romantis Gili Nanggu di Lombok Selatan

Lombok memiliki banyak pantai menawan siap memikat hati para pelancong, sebut saja Gili Trawangan, Pantai Kuta ataupun Pantai Tanjung Aan. Semuanya sudah menyerap perhatian wisatawan dan bukan tidak mungkin Anda pun bisa menikmati pantai indah di Lombok termasuk yang tersembunyi nan sepi seakan-akan milik sendiri. Gili Nanggu adalah salah satunya yang mampu mewujudkan itu.

Sebuah surga terpencil di Lombok menjadi favorit pasangan pengantin baru, dialah Gili Nanggu. Tak seperti Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air yang popularitasnya terus menanjak, Gili Nanggu justru masih jarang dijamah wisatawan.

Dikelilingi oleh hamparan pasir putih yang sangat lembut serta suasana sunyi, Gili Nanggu adalah surga sempurna untuk wisatawan yang ingin menjauh dari semua keramaian dan hiruk-pikuk kehidupan kota. Ya, Gili Nanggu dianggap sebagai pulau romantis yang cocok dijadikan tempat bulan madu para pengantin baru.

Lokasi Gili Nanggu

Gili Nanggu berada di barat daya Lombok (Sekotong) dan dapat dicapai menggunakan boat dari dua tempat berbeda: Pelabuhan Lembar, tempat di mana kapal ferry tiba dari Bali dan dari Sekotong Barat.

Dari Sekotong Barat menuju ke Gili Nanggu hanya butuh waktu sekitar 15-20 menit, sementara dari Lembar lebih lama, yakni sekitar 40 menit.

Pengunjung bisa menyewa boat untuk sampai ke Gili Nanggu, biasanya berkisar Rp 350.000 yang bisa diisi hingga lima penumpang. Tidak ada kapal umum yang bisa mengantar wisatawan ke Gili Nanggu, maklum kawasan ini merupakan kawasan pribadi.

Di tengah perjalanan menggunakan boat ke Gili Nanggu, ada sebuah pemandangan yang kerap menyita atensi wisatawan. Ada Gili Poh di sana, yang merupakan gili terkecil dari semua gili di Lombok. Untuk berkeliling Gili Poh dengan berjalanan kaki konon hanya dibutuhkan waktu 15 menit. Penampakan Gili Poh dengan Gunung Agung sebagai latar belakang-nya membuat perjalanan di boat tidak membosankan.

Kegiatan di Gili Nanggu

Begitu driver menyandarkan boat-nya di pinggir pantai, traveler sudah disambut suasana tenang dan damai di Gili Nanggu. Sepanjang mata memandang hanya ada pantai dengan airnya yang jernih seperti kristal serta pepohonan rindang.

Pulau Romantis Gili Nanggu di Lombok Selatan
Meski tampak tenang dan sepi, bukan berarti tak ada kegiatan menarik yang bisa dilakukan di Gili Nanggu. Kejernihan air lautnya membuat Gili Nanggu tempat sempurna untuk melakukan snorkeling.

Ada dua titik snorkeling yang ditawarkan di Gili Nanggu, pertama di bagian timur yang menjadi tempatnya ikan warna-warni sementara di bagian selatan para penyelam akan disuguhi aneka terumbu karang dengan berbagai warna.

Ikan berwarna-warni juga bisa ditemukan hanya beberapa meter dari pantai. Pengunjung Gili Nanggu biasanya memberikan roti yang sudah dihancurkan kepada ikan-ikan tersebut. Berkumpulnya ikan-ikan yang melahap santapan mereka menjadi pemandangan indah.

Selesai mengeksplorasi keindahan bawah lautnya, pengunjung bisa santai di pinggir pantai Gili Nanggu. Terdapat banyak pondok kecil yang bisa digunakan hanya untuk rebahan sambil menikmati semilir angin dan pemandangan laut lepas. Karena termasuk pulau privat, momen bersantai pengunjung tidak akan diganggu oleh pedagang asongan yang biasanya berlalu-lalang di tempat wisata.

Oya, di Gili Nanggu juga terdapat pengkaran penyu yang terbuka untuk umum. Sejak 1995, Gili Nanggu ikut berperan dalam kegiatan Konservasi Alam melalui Gili Nanggu Turtle Conservation Program. Dalam 11 tahun terakhir, program ini sukses menetaskan sekitar 4.500 telur penyu.

Program ini dimaksudkan untuk melindungi telur penyu dari perdagangan bebas. Programnya cukup sederhana, membeli telur-telur penyu dari nelayan kemudian diinkubasi selama 30 sampai 35 hari. Setelah bayi penyu menetas dan muncul ke permukaan, mereka dilepas ke laut.

Bagi wisatawan yang memiliki banyak waktu dan ingin berlama-lama menikmati keindahan Gili Nanggu, pulau dengan luas 12,5 hektar ini hanya memiliki satu tempat penginapan bernama Gili Nanggu Cottages dan Bungalow. Dengan mengadopsi rumah adat sasak, penginapan ini menyediakan berbagai kebutuhan traveler, termasuk penyewaan alat snorkelling, canoeing, kapal jukung, sepeda dan lain-lain.

7 Tempat Wisata Gratis di Paris

eiffel tower

Ibukota Paris Perancis termasuk dalam kota yang biaya hidupnya tergolong mahal, termasuk untuk para wisatawan. Agar keuangan anda tidak terkuras selama liburan di Paris, berikut ini adalah 7 tempat yang bisa kamu datangi di Paris secara cuma-cuma.

Montmartre


Montmartre terletak di dataran paling tinggi kota Paris. Lingkungannya tidak seurban Paris, bahkan cenderung terkesan pedesaan. Dulu, kawasan Montmartre adalah tempat para seniman berkumpul, tinggal, dan mencari inspirasi. Ketika menciptakan alirasn kubisme, Picasso berada di Montmartre,lho! Selain berjalan kaki menyusuri gang-gang kecil yang penuh seniman, datang ke Montmartre juga berarti menikmati pemandangan kota Paris dari ketinggian. Sebagai bonus, Basilika Sacré-Coeur yang megah sudah menanti kamu di ujung Montmartre.

Katedral Notre-Dame


“Notre-Dame” yang berarti “Nyonya Kami” adalah katedral berarsitektur fantastis yang tidak boleh kamu lewatkan. Katedral bergaya gotik ini yang mulai dibangun pada tahun 1163 dan baru selesai 170 tahun kemudian. Sampai sekarang, katedral ini masih digunakan untuk ibadah, upacara pemakaman, dan resital. Walaupun akses masuk ke area katedralnya gratis, ada biaya tambahan sebesar 8,50 Euro jika ingin naik ke atas menara lonceng.

Parc des Buttes-Chaumont


Taman terbesar kelima di Paris ini dibangun pada 1860 oleh Baron Haussmann dan arsiteknya, Jean-Charles Alphand. Taman dengan danau, jembatan, dan pepohonan rimbun ini memiliki kesan romantis yang membuat pengunjungnya betah. Bahkan, ada gua buatan, lengkap dengan stalagtitnya. Kalau membawa anak-anak, di Parc des Buttes-Chaumont juga tersedia taman bermain. Untuk melihat pemandangan kota Paris dari angle berbeda, mendakilah ke Temple de la Sybille.

Jardin des Plantes


Kalau taman yang satu ini adalah tipikal taman yang disenangi baik oleh turis maupun penduduk lokal. Ada taman bermain, kios es krim, rumah kaca, dan labirin. Di Jardin des Plantes, juga ada museum nasional d’Histoire Naturelle. Sambil main ke taman, bisa sekalian wisata edukasi juga.

Place des Vosges


Monumen yang dibuat pada masa Raja Henry IV ini adalah salah satu landmark yang ikut membuat Paris tampak cantik. Monumen yang terletak di distrik Marais ini terdiri dari 34 paviliun yang disusun secara artistik dari bata merah. Paviliun nomor 6 yang dulunya adalah tempat tinggal Victor Hugo ditata dengan sangat eksentrik. Di Place de Vosges juga tersedia fasilitas restoran dan galeri seni yang memanjakan mata.

La Madeleine


Napoleon Bonaparte menjadikan bangunan gereja ini sebagai monumen kejayaan pasukannya. Bagian dalam kubah dipenuhi mural yang menceritakan sejarah agama Nasrani dengan Napoleon sebagai tokoh sentral. Gereja ini juga menjadi lokasi favorit pasangan untuk menikah di tempat yang unik. Restoran-restoran di sekeliling taman juga merupakan magnet tersendiri bagi para pecinta kuliner. Ada restoran gourmet Fauchon, La Maison de la Truffe, Caviar Kaspia, dan toko coklat Patrick Roger yang selalu memajang pahatan coklat di etalase.

Jardin du Luxembourg


Taman seluas 23 hektar ini terkenal dengan hamparan bunga, jalan setapak, dan air terjun Medici-nya. Taman ini sering dikunjungi wisatawan untuk melihat aneka pohon dan bunga, jogging, atau sekedar duduk-duduk menikmati suasana. Saking cantiknya, penulis Victor Hugo menjadikannya sebagai tempat kedua tokoh utama novel Les Misérables bertemu pertama kalinya.

Find Out Why You Want to Bargain When You Travel in Foreign Countries

The reality of traveling is that it is quite expensive relative to most people's incomes. Unless you're fairly well-off, you won't be able to travel regularly throughout your life until you master some discount travel techniques. The art of discount travel is more then simply one quick trick, it is an overall approach that you can, and should, apply to every element of your trip. For example, you should explore charter flights and last minute deals, etc. to get the cheapest possible airfare. Once you arrive in a foreign country, you should meet some locals and establish where the cheap places to eat and stay are. Discount travel involves a lot of small things that when applied together result in big savings, and allow even those on moderate budgets to travel regularly and enjoyably.

foreign countries
Foreign countries (ustaxhelp.com)
An important concept to get used to if you want your money to last while you are traveling in a foreign country is that of bargaining. In most foreign countries, and especially those of the second world, barging plays a big part in everyday life, and you will find yourself continually overspending if you don't participate in it.

Most North Americans are terrible at bargaining, which is not at all their fault: bargaining simply does not play much of a role in our everyday transactions, and except for large purchases like buying a car, and maybe to a lesser extent a house, most of us aren't used to it - we certainly aren't used to haggling over small items.

The first thing to understand - and a great discount travel technique - is that in the second world, everything is negotiable, and usually very heavily negotiable. If you start to bargaining, you'll soon see that the type of bargaining that goes on in other parts of the world is very different from the North American style: people often start with figures that are double or more their desired amount.

The first step in bargaining is to not be in any kind of rush to get in a taxi, or in a hotel room, or to purchase your item. Take the time to ask around, and if you can, find some locals who will (hopefully) give you an idea of a good price. The second thing to keep in mind is you have to be willing to walk away, or at least good at pretending that you're willing to walk away. Oftentimes you'll find that by simply showing a lack of interest and willingness to avoid the transaction the price will be lowered, without any need for specific bargaining on your part.

Once you get the hang of bargaining you'll find it rather easy, and in some cases fun. The main thing to keep in mind when you're in a foreign land is that your status as a North American will usually label you as rich to locals, even if it doesn't seem that way to you. If you don't want to get charged double - or more - for every single thing you do while traveling you'll have to get used to the idea of bargaining - a key component in an overall strategy towards discount travel.

Copyright 2006 John Navata

Enjoy, The Beauty Suluban Beach of Bali

Tired of visiting the beach is always crowded tourists? You can visit the Suluban beach.

This beach is located in Pecatu Village, the South end of Badung Regency, Bali. Suluban beach interesting visited because it offers spectacular exoticism of a hidden beachesin Bali, the coral rocks.

Therefore to get crystal clear azure coastline, we need down the stairs, past the narrowalleys or voids in between the giant coral rocks. In fact, some corals resemble the cave that seems to be the entrance to the coast.

Arriving at the shore, visible line of Suluban beach is indeed not too broad, even as a giant among corals tucked in. But, the beauty of its natural landscapes it is enchanting. Color blue sea water is crystal clear pool, giant gratifying to go diving in.

suluban beach
Suluban beach (travel Indonesia)
In addition, this white sandy beach has waves crashing, making it suitable for surfing.Roar of waves that break up coral rocks as if welcoming the presence of touristsbefore reaching shore.

In addition, the contours of the coastline is dotted coral stones making it very alluringviewed from any angle. However, another advantage of Suluban beach is not toocrowded by tourists.

If you want to visit the Suluban beach, we simply drive by car or motor isapproximately one hour from Denpasar. Distance Suluban beach is 32 kilometers from Denpasar towards the South through the tourist area of Kuta, Tuban, Bali's Ngurah RaiAirport and the village of Jimbaran.

Suluban beach is also only approximately three miles from Uluwatu Temple. When weexit the temple gate, take the path to the left and continue to follow the path to find the special parking area Suluban beach.

Makassar's Top 5 Destinations

Makassar, known formerly as Ujung Pandang is famous across the nation for its Coto Makassar, a rich, dark beef stew that is often mixed with cow innards such as intestines, lungs, tripe, and cow brain that once you try, the memory of the taste will make you crave for more. Makassar as the largest city in the south of Sulawesi is not only celebrated for its amazingly delicious food, but also its destinations that are both beautiful and historically reach, and therefore, we have the list of Makassar’s Top 5 Must See Destinations for you to explore on your next visit to the city of Dieng.

Fort Rotterdam

Satisfied with watery fun, you can then move on to the historical side of attraction. Fort Rotterdam, also known as “Benteng Makassar” is a historical site that represents the greatness of the South Sulawesi. During the seventeenth century, the kingdom of Gowa was the strongest and most glorious kingdom with its powerful trading area that was heavily fortified. Under the gripping power of the Dutch East Indies, the entire fort was destroyed and then rebuilt and renamed as Fort Rotterdam. Within the fort, you can find prison cells that one of them ever used to detained Prince Diponegoro. There are also other great historical collections relating to the fort and colonial era to give a picture of what was it like during that time. Its beautiful architecture is also a perfect object for your photo.

Fort Somba Opu

Built in 1525 by the Sultan of Gowa the IX, Fort Somba Opu was the heart of the Asian and European trades. The fort has undergone a renovation in 1990 and inside; you can find a traditional South Sulawesi house where you can learn the custom and tradition of Makassar and around.

Losari Beach

Losari Beach is the icon of Makassar and has been included in the hit love song lyrics for several times in the past. This beach can easily be spotted even if you never been there before, as you will definitely see the big signage saying “Pantai Losari” at the end of its waterfront. A complete array of amenities such as five stars hotels, restaurants, cafes, coffee shops, and there are also plenty of small diners that serves local delicacies that you can enjoy while overlooking the beautiful water.

pulau samalona
Samalona Island

A beautiful island that lays on the strait of Makassar, Samalona Island has been developed into a perfect recreational island, and with only thirty minutes of boat ride from the city of Makassar, Samalona Island has become the favorite destination for the locals. Clusters of beautiful coral reefs within the area of over two hectares, this small pretty island is perfect for snorkeling and diving, amazing underwater photography, and many other water related activities.

Makassar City Museum

If you want to know more about the city of Makassar, you can just drop by to the Makassar City Museum. Set in a beautiful classic Dutch architectural building, Makassar City Museum housed many interesting Makassar’s archeological findings, as well as ceramics, canon balls, photos of Makassar city in the old era, and VOC coins. Paying a visit to this museum will not only get you entertained but also broaden your historical knowledge of Indonesia.

Permandian Alami Leang Lonrong

Leang Lonrong menawarkan keindahan alam sekaligus keunikan sebagai objek wisata. Penyuka tantangan ketika berwisata alam sangat tepat memasukkan Leang Lonrong dalam agenda kunjungan wisatanya.
leang lonrong

Betapa tidak, selain memiliki kolam permandian dengan air yang sangat jernih, objek wisata yang terletak di Desa Panaikang, Kecamatan Minasa Te'ne, Kabupaten Pangkep itu juga menawarkan petualangan menyusuri gua. Apalagi, panjang gua belum terukur, karena belum ada yang pernah menyusuri hingga ke ujungnya.

leang lonrong


Walau jaraknya dari Pangkajene, ibu kota Kabupaten Pangkep tidak sampai 20 kilometer, namun kesan tenteram terasa ketika memasuki kawasan ini. Objek wisata ini pilihan berekreasi yang menjanjikan. Selain belum banyak dikunjungi, Leang Lonrong juga masih sangat alami.

Tetapi tak usah khawatir, jalan setapak yang dilalui tidak terlalu menanjak. Waktu tempuh hanya sekira 15 menit. Keletihan selama berjalan tertebus sejuknya alam sekeliling objek wisata yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Wisata Tangga Seribu Sumpang Bita

Sumpang Bita bagi kalangan arkeologi dan antropologi tentu bukan tempat yang asing lagi. Kalangan inilah yang intens mendatangi tempat ini, bahkan hingga ke titik tertinggi di Gua Sumpang Bita.

pangkep
Untuk menjangkau Gua Sumpang Bita yang menyimpan saksi kehidupan masa purbakala, butuh tantangan ekstra. Betapa tidak, jarak antara lembah sebagai gerbang awal Sumpang Bita dengan gua, sekitar 1000 meter.

Gua Sumpang Bita tidak seperti gua pada umumnya. Gua ini memiliki keunikan dan menjadi taman purbakala yang menyimpan saksi dan bukti-bukti peradaban manusia saat masih nomaden alias masih berpindah-pindah.

pangkep

Masyarakat zaman prasejarah menggunakan Gua Sumpang Bita sebagai tempat tinggal sekaligus melakukan ritual. Bukti-bukti bisa dijumpai di dalam gua seperti lukisan yang menguatkan bahwa kawasan ini merupakan area perlindungan bagi kaum nomaden.

Peninggalan lukisan di dinding gua petunjuk bahwa manusia pada saat itu memiliki peradaban dan budaya terutama dalam hal penuangan deskripsi inderawi ke dalam asosiasi atau media.
pangkep
Di dinding gua, terdapat aneka lukisan yang bernilai sejarah seperti hewan, bagian tubuh manusia, dan peralatan lain yang telah dipagari sekelilingnya. Lukisan didominasi gambar tangan berbagai ukuran, mulai tangan anak-anak hingga orang dewasa. 

Jumlahnya mencapai puluhan lukisan. Ada juga lukisan hewan menyerupai babirusa, yakni jenis rusa yang perutnya menyerupai babi serta perahu. Mayoritas lukisan berwarna merah yang menurut Hasil penelitian ada yang menyebutkan bahwa bahan dasar pembuatan lukisan diambil dari bahan-bahan alami
pangkep
Untuk sampai ke Sumpang Bita, tidaklah begitu sulit. Dari Makassar kita menuju Pangkajene, Kabupaten Pangkep, lebih kurang satu setengah jam perjalanan dengan kendaraan roda empat, selanjutnya kita hanya butuh waktu sekitar setengah jam sebelum akhirnya sampai di Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci.

Jarak dari Pangkajene ke Balocci Baru hanya sekitar 20 kilometer. Untuk sampai ke kawasan Sumpang Bita, setidaknya harus menempuh jarak lagi kurang lebih dua sampai tiga kilo meter perjalanan.

Pantai Sampirang, Pasir Putih Eksotis Nan Elok di Minahasa Utara

Belum banyak yang tahu kalau di Kabupaten Minahasa Utara memiliki beberapa pantai eksotis yang masih sangat alami. Salah satunya yang terletak di Desa Kalinaun, Kecamatan Likupang Timur. Oleh warga Desa Kalinaun, pantai yang eksotis itu diberi nama Pantai Sampirang.

Pantai ini memiliki garis pantai yang cukup panjang dengan pasir putih yang lembut. Jika pasang surut, bentang pantai bertambah luas dengan paduan lamun dan karang. Ikan-ikan kecil yang terjebak di karang dan lamun menjadi daya tarik tersendiri. Jangan khawatir dengan panas terik yang menyergap jika ke pantai. Di Sampirang, banyak terdapat pepohonan terutama tanaman kelapa yang siap untuk dijadikan tempat berteduh alami, lengkap dengan rumputnya yang masih bersih.

Tak heran, dengan lansekap seperti itu, Sampirang sering dijadikan sebagai lokasi pemotretan pra wedding oleh para fotografer. Walau belum tersedia sarana penunjang wisata yang memadai, namun jika datang tepat pada hari libur, warga desa biasanya menyediakan jajanan makanan di sekitar pantai. Tapi jika ingin mencari suasana tenang nan sepi, datanglah pada hari biasa, anda pasti akan terbuai dengan eksotika Sampirang. Tapi jangan lupa bawa makanan sendiri.

Di depan Pantai Sampirang terdapat pulau kecil yang tak kalah eksotisnya yang tak berpenghuni. Pulau Ponteng namanya. Sewalah perahu nelayan untuk mencapai pulau itu dan nikmatilah lansekap Minahasa Utara dari arah laut.

Di ujung kiri Pantai Sampirang, terdapat bagian pulau berupa batu hitam berpadu dengan karang yang menjorok ke arah laut. Jika ingin menantang adrenalin, cobalah eksplor tebing-tebing batunya. Untuk menuju ke Sampirang dari Kota Manado dengan rute kendaraan umum, pergilah ke Terminal Paal Dua dan carilah bus menuju ke Terminal Likupang.

Dari Likupang, bisa menyewa ojek ke Kalinaung. Akses dari Bitung juga bisa ditempuh lewat Girian, dengan menumpang mobil-mobil bak terbuka menuju Kalinaun. Namun tersedia pula bus reguler, Damri dengan rute yang lebih panjang. Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari Manado ke Kalinaun bisa ditempuh sekitar 1 jam perjalanan.


Sumber : Kompas

Different Things to Do on Your Trip to India

So you have planned a trip to India and are all set to embark on your journey. If you have read/ heard about travel in India you will know that the opportunities to spend time are virtually limitless and there is no end to the various things to do, experiences to undertake and sights and sounds to marvel at. It can be quite challenging for a traveler to make the most of traveling in India since the country is so vast and there is just so much to do. In this article, we have shortlisted the best ways to spend time during a vacation in India. 
    taj mahal
  1. Go Shopping for Unique Goods: This is a favorite pastime of all tourists in India. The handicrafts industry in the country produces just about every imaginable good, from textiles and garments to jewelry and footwear, from paintings and sculptures to household utility items and home furnishings. Instead of purchasing the usual mementoes, spend time in the bazaars and haats of India to buy the real India goods and wares and take back a small piece of your trip to India with you. Delhi Haat in the capital city of Delhi, Lal Chowk in Kashmir and Meena Bazaars across various states in the country are all great examples of shopping opportunities. 
  2. Spend Time Trying Out the Food: Food is one of the biggest attractions of visiting India. From the spicy hot foods of Rajasthan to the localized Chinese cuisine all over the country, from the sambhar-vada of South India to the extravagant meat dishes of Kashmir, the cuisines and variety of food in India are limitless. For true Mughal cooking visit Old Delhi and Chandini Chowk in Delhi while you can try all kinds of state cuisines at Pragati Maidan and Delhi Haat. 
  3. Storytelling styles and puppetry are an integral part of the culture of India. No trip to India is complete without attending some shows. The India Habitat Centre in Delhi is often a venue for various street plays, concerts and small performances. Delhi Haatal ways has ongoing thematic festivals, usually with focus on specific states at a time, and one can not only buy goods and try out cuisines of the state but also attend theatre, dances and music performances of the state. These events are lively and vibrant and are a great effort on the patrons part to keep the ancient traditions and culture of the country alive. You can watch these age-old arts come to life, meet the performers, hear about the history of these performing arts and take beautiful pictures and videos that you will cherish for life. 
Now that you have a list of the three best ways to spend time on a trip to India, make sure you follow this advice and do these things. Apart from visiting the monuments and tourist attractions and spending time at all the famous places it is also essential to explore the culture, cuisine and spirit of the country on any travel plan. 

In order to get more details on shopping, dining and cultural opportunities of India do some research on the Internet. This way you will have an extensive list of places to go to, different schedules and price lists to rely on during your travel.


Source : Articlecity